SOSIALISASI TERKAIT VIRUS CORONA (COVID 19) OLEH KEPALA DESA JOHO


 2020-03-25 |  Desa Joho

JOHO - Kepala Desa Joho beserta perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas memberikan informasi dan arahan terkait virus corona (Covid 19) yang saat ini mewabah di Negara Indonesia dan sudah menyebar ke berbagai daerah yang ada di Indonesia. Sosialisasi ini sebagai bentuk penanggulangan dan pencegahan virus corona di Desa Joho.

Kenapa sosialisasi dengan cara keliling desa? Menurut Bapak Jumali selaku Kepala Desa Joho, sebagaimana instruksi dari Pemerintah bahwa salah satu pencegahan/pemutus rantai penyebaran virus corona adalah menghindari kerumunan masa, apabila sosialisasi dilakukan dengan cara mengumpulkan warga di dalam sebuah ruangan atau gedung akan sangat berpotensi penyebaran virus Corona. Sehingga alternatif lain adalah dengan cara sosialisasi keliling dan menggunakan pengeras suara.

Dalam sosialisasinya, Kepala Desa Joho menghimbau agar masyarakat Desa Joho tidak panik tetapi harus tetap waspada akan wabah virus Corona ini. Beliau juga menghimbau agar masyarakat melakukan pencegahan dengan cara melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara cuci tangan menggunakan sabun, makan makanan sehat dan bergizi, olahraga minimal 30 menit, selain itu Beliau juga menghimbau untuk sementara waktu jika bertemu dengan orang lain jangan berjabat tangan, tidak menggelar acara yang mengundang banyak warga, dilarang bepergian jika tidak ada keperluan yang mendesak, serta bagi masyarakat atau keluarganya yang mengalami gejala seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, gangguan pernafasan dan mempunyai riwayat bepergian ke negara atau daerah yang terjangkit virus Corona segera lapor petugas kesehatan dan segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain sosialisasi, pemerintah Desa Joho sedang menyiapkan langkah-langkah lain untuk menanggulangi wabah virus Corona ini. Kepala Desa Desa Joho berharap masyakarat Desa Joho tetap diberikan kesehatan, dijauhkan dari virus Corona dan semoga virus Corona yang mewabah di hampir seluruh dunia termasuk Indonesia segera berakhir.